<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- iklan link --> <ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-client="ca-pub-3782949346711763" data-ad-slot="1666333210" data-ad-format="link" data-full-width-responsive="true"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>
MASIGNCLEAN103

Materi Teks Ulasan Film/Drama - Analisis bahasa teks film/drama



Tujuan 
Siswa dapat menganalisis teks film/drama baik melalui lisan maupun tulisan.
Pada materi terdahulu, kalian sudah mempelajari tentang struktur teks ulasan film dan drama. Kali ini, kalian akan menganalisis kaidah kebahasaan teks ulasan film dan drama.
Di dalam teks ulasan film dan drama terdapat ciri-ciri bahasa sebagai berikut.
1. Kosa kata Indonesia dan kosakata asing
Contoh: tradisi (kebiasaan) dan leisure activity (aktivitas yang menyenangkan, dilakukan pada waktu senggang)
2. Verba aktif dan pasif
Verba adalah kata kerja. Ciri verba aktif adalah berimbuhan me-, me-kan, me-i, ber, dan ber-an sedangkan ciri verba pasif adalah berimbuhan di-, di-kan
Contoh: mengulas (aktif) dan diulas (pasif)
3. Nomina (kata benda). *
Nomina terdiri atas nomina dasar dan nomina turunan. Nomina dasar terdiri atas nomina umum dan nomina khusus. Nomina turunan pe-+N peng-+N+-an N+-an per-+-an ke-+N+-an
4. Pronomina adalah kata yang dipakai untuk mengacu nomina yang lain. 
Pronomina yang digunakan adalah orang ketiga, seperti ia dan –nya. Selain itu, ada pula sebutan untuk nama tokoh. 
Namun, keinginan Rara itu dimaknai sebagai keinginan yang berlebihan ketika ia “dihukum” dengan kompensasi yang harus ia bayar.
5. Adjektiva (kata sifat atau kata keadaan) adalah kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, benda, atau binatang. *contoh: permukiman kumuh
6. Konjungsi adalah kata hubung. Konjungsi terdiri atas konjungsi koordinatif, subordinatif, korelatif, antarkalimat, dan antarparagraf. 
Koordinatif: dan, atau, tetapi
Subordinatif: sesudah, sebelum, sementara, jika, agar, supaya, meskipun, alih-alih, sebagai, sebab, karena, maka
Korelatif: baik …maupun …, 
tidak hanya…, tetapi juga….
demikian(rupa) …sehingga …
entah …,entah …
jangankan …,… pun …
bukan...melainkan …
Antarkalimat: sungguhpun demikian, sekalipun demikian,meskipun demikian, selanjutnya, sesudah itu, setelah itu, di samping itu, sebaliknya, akan tetapi.
7. Preposisi atau kata depan
Preposisi adalah kata tugas yang berfungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional. Dalam bahasa Indonesia preposisi ditempatkan di bagian awal frasa dan diikuti oleh nomina, adjektiva, atau verba. Beberapa preposisi yang terdapat di dalam bahasa Indonesia, seperti di, ke, pada, dari, secara, dan bagi.
8. Artikel adalah kata tugas 
Artikel adalah kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina. Artikel yang terdapat di dalam model teks ulasan adalah sang dan si. Artikel sang merupakan salah satu artikel yang mengacu ke makna tunggal, selain sri, hang, dan dang. Artikel si merupakan artikel yang memiliki keunikan tersendiri karena dapat mengacu pada makna tunggal atau kelompok. 
9. Kalimat simpleks 
Kalimat simpleks merupakan kalimat yang memiliki satu verba utama, sedangkan kalimat kompleks adalah kalimat dengan dua verba utama atau lebih. 

Perhatikan!
** "Mengapa Kau Culik Anak Kami?"**
Drama* “Mengapa Kau Culik Anak Kami?” *ditulis dan disutradarai oleh Seno Gumira Ajidarma. Drama berdurasi 75 menit ini mampu membuat banyak penonton berkaca-kaca matanya. Selama itu pula, kepiawaian akting dua aktor andal yang berasal dari Jakarta dan dari Yogyakarta membuat suasana mencekam.
……………
Peristiwa penculikan aktivis di era Orde Baru-Soeharto menjadi inspirasi drama tersebut. Drama *“Mengapa Kau Culik Anak Kami?” *berwujud obrolan antara tokoh suami dan istri yang anaknya diculik dan belum kembali. Berlatar waktu menjelang tengah malam. Ibu mengenakan gaun panjang dan bapaknya bersarung dan berkaus oblong.
Secara sederhana, obrolan terbagi dua fase: fase pertama menyangkut tindak kekejaman secara umum yang dilakukan oleh tentara. Fase kedua memfokuskan pada kehidupan ibu-bapak itu, yang anaknya, Satria (diperankan oleh korban penculikan yang sebenarnya, aktivis Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi, Nezar Patria) hilang diculik penguasa.
Berlatarkan pada situasi politik sekarang yang cenderung ingin melupakan korban-korban penculikan yang sampai kini tak ketahuan rimbanya, drama ini serentak menemukan relevansi sosialnya. Dengan langsung menunjuk peristiwa-peristiwa kekerasan yang pernah terjadi di Indonesia termasuk pada tahun 1965, drama ini sendiri lalu seperti berada di wilayah “kesenian kontemporer” dengan sifat khasnya: meleburnya batas antara kesenian dan kehidupan nyata; antara ruang pribadi dan ruang publik; dan seterusnya. Apa yang dialami si Ibu-Bapak Niniek dan Simatupang, adalah juga pengalaman sehari-hari sekian orangtua yang kehilangan anak-anaknya, anak yang kehilangan bapaknya, diculik oleh genderuwo penguasa politik.

Mari analisis!
Konjungsi yang digunakan dalam teks di atas adalah konjungsi koordinatif dan, oleh dan konjungsi subordinatif, yakni yang.
Kata depan dalam teks di atas adalah dari dan pada. Terdapat dalam kalimat Selama itu pula, kepiawaian akting dua aktor andal yang berasal dari Jakarta dan dari Yogyakarta membuat suasana mencekam.
Artikel yang digunakan adalah si terdapat dalam frase si Ibu-Bapak Niniek dan Simatupang.
Kalimat simpleks terdapat dalam kalimat Peristiwa penculikan aktivis di era Orde Baru-Soeharto menjadi inspirasi drama tersebut.
Kalimat tersebut merupakan kalimat simpleks karena memiliki satu verba utama, yakni menjadi inspirasi.
Kalimat kompleks terdapat dalam kalimat Drama “Mengapa Kau Culik Anak Kami?” berwujud obrolan antara tokoh suami dan istri yang anaknya diculik dan belum kembali. *
Kalimat tersebut merupakan kalimat kompleks karena memiliki dua verba utama, yakni *berwujud
dan diculik.


Poin Penting
Teks ulasan sering menggunakan kosakata asli Indonesia maupun asing, selain itu menggunakan konjungsi, kata depan, pronomina, artikel, kalimat simpleks dan kompleks, verba aktif maupun pasif.


tags
teks ulasan drama dan film
pengertian teks ulasan drama dan film
contoh teks ulasan drama dan film
tujuan teks ulasan drama dan film
struktur teks ulasan drama dan film
kaidah dan ciri kebahasaan teks ulasan drama dan film
Share This :
hanszt

Semoga selalu suport blog ini dengan berkomentar dengan bijak dan membangun