Soal dan Jawaban Teks Cerita Pendek - Evaluasi struktur isi dan bahasa teks cerita pendek


Berikut ini Soal dan Jawaban Bahasa Indonesia tentang teks cerita pendek, dengan materi evaluasi struktur isi dan bahasa teks cerita pendek. Di dalamnya, terdapat 10 contoh soal dan pembahasannya tentang teks cerita pendek.

Pada postingan kali ini, kami memberikan contoh soal bahasa Indonesia tentang cerita pendek dan pembahasannya untuk membantu mengerjakannya. Dengan beberapa contoh soal dan pembahasan berikut diharapkan kamu dapat mengerjakan soal-soal bahasa Indonesia dengan maksimal.


Oke, berikut ini soal Bahasa Indonesia tentang evaluasi struktur isi dan bahasa teks cerita pendek  beserta pembahasannya.



Soal 1
Struktur isi teks cerita pendek yang berfungsi sebagai pengenalan tokoh, latar, serta masalah yang dialaminya adalah ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Struktur isi teks cerita pendek yang berfungsi sebagai pengenalan tokoh, latar, serta masalah yang dialaminya disebut dengan orientasi.


Soal 2
Abstrak dan koda adalah dua struktur isi teks cerpen yang bersifat opsional. Maksudnya adalah ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Abstrak adalah ringkasan atau inti cerita. Sedangkan koda adalah penutup cerita. Keduanya merupakan struktur teks cerpen yang bersifat opsional, yaitu bisa jadi kedua struktur tersebut tidak terdapat dalam cerpen.


Soal 3
Struktur isi teks cerpen adalah sebagai berikut: abstrak ^ orientasi ^ komplikasi^evaluasi ^resolusi^koda.  Tanda ^ memiliki arti bahwa ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Maksud tanda ^ pada struktur isi teks cerpen adalah bahwa setiap struktur di dalam teks saling melengkapi dan berhubungan satu sama lain.


Soal 4
Konflik yang telah mencapai klimaks perlu pemecahan hingga mulai terlihat penyelesaianya. Fungsi tersebut terdapat pada struktur ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Evaluasi merupakan puncak masalah yang terjadi dalam cerpen. Pada tahap ini, konflik yang telah mencapai klimaks mulai diarahkan pada pemecahan sehingga mulai terlihat penyelesaiannya.


Soal 5
Perhatikan kutipan cerpen tersebut!
“Astagfirullah!” Warjiman kaget. Ia mendapati Mbah Tejo bersila menghadap seseorang yang tertidur tertutup kain samping. Ia hanya melihat Mbah Tejo memunggunginya.
“Mbah ….,” lirih Warjiman. Tapi tak ada jawab.
Warjiman mencoba masuk dan mendekati. Hingga akhirnya ia mendapati seseorang dengan tubuh tertutupi kain samping terlentang di hadapan Mbah Tejo yang duduk bersila tanpa gerak.
“Innaalillaahi,” Warjiman tak bisa berkata-kata. Sambil berdiri dia hanya terkejut melihat Mbah Tejo yang menghadapi jenazah istrinya sendiri.
Konflik yang terjadi pada kutipan cerpen tersebut adalah ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Konflik yang dibangun pada kutipan cerpen tersebut adalah pada saat tokoh Warjiman terkejut melihat istri Mbah Tejo meninggal. Pada saat itu, tokoh Warjiman hanya melihat Mbah Tejo memunggunginya dan berhadapan dengan jenazah istrinya.


Soal 6
Struktur bahasa teks cerpen di antaranya dapat dilihat pada gaya bahasa yang digunakan. Gaya bahasa yang digunakan dengan melukiskan benda mati yang memiliki sifat-sifat manusia adalah ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Gaya bahasa yang digunakan dengan melukiskan benda-benda mati yang seolah-olah memiliki sifat manusia adalah personifikasi. Personifikasi adalah bagian dari majas perbandingan.


Soal 7
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Tak banyak tahu, apa aktivitas Mbah Tejo dan Mbah Marti di gubuk reotnya di pinggir Kalitambun, pekuburan yang sudah jadi lahan pekerjaan Mbah Tejo puluhan tahun. Setahu orang-orang, Mbah Marti begitu setia pada Mbah Tejo. Sehari-hari mencari pucuk singkong di sekitar pekuburan, atau dedaunan apapun untuk makan si Mbah. Mbah Marti juga tak pernah menolak jika ada orang yang datang untuk mengiriminya makanan, sekadar buat sekali makan.
Kata gubuk di dalam kutipan tersebut memiliki makna denotatif ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Makna denotatif adalah makna sesungguhnya dan tidak memiliki tambahan perasaan. Sedangkan makna konotatif adalah makna yang memiliki tambahan perasaan. Pada kutipan tersebut, kata gubuk merupakan makna konotatif. Sedangkan makna denotatif dari gubuk adalah rumah.


Soal 8
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Sejak kepulangannya, ia tampak kurus kering seperti layaknya tahanan perang yang dibui bertahun lamanya. Ibu tak kuasa meneteskan air matanya menyambut kedatangan anak semata wayangnya itu.
Gaya bahasa yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ….
Jawaban = 
Pembahasan =
Pada kutipan tersebut terdapat majas simile, yaitu pada ungkapan “ia tampak kurus kering seperti layaknya tahanan perang yang dibui bertahun lamanya.” Majas simile adalah majas yang membandingkan sesuatu secara langsung menggunakan kata-kata perbandingan: seperti, laksana, bak, dan lain sebagainya.


Soal 9
Pehatikan kutipan cerpen berikut!
Setelah satu liang lahat selesai digali, dengan sigap Mbah Tejo menidurkan sang itsri tepat menghadap kiblat. Tak ada yang lainnya yang turun. Semua membiarkan Mbah Tejo asyik menguburkan sang istri. Hingga selesai diazani, Pak Ustad meminta yang menggali untuk kembali menutupi liang lahat dengan tanah. Setelah kuburan Mbah Marti selesai diratakan dengan tanah, Mbah Tejo tak terlihat lagi. Semua orang menengok kanan kiri. Semua menyapu pandangan ke penjuru Kalitambun.
Kalimat bercetak miring pada kutipan cerpen tersebut menggunakan gaya bahasa ….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Kalimat bercetak miring pada kutipan cerpen di atas adalah majas ironi. Majas ironi adalah menggambarkan sesuatu yang bertentangan dengan keadaan yang sesungguhnya. Pada kalimat bercetak miring, dapat dilihat bahwa tokoh Mbah Tejo asyik menguburkan istrinya. Namun, keadaan yang sesungguhnya adalah bahwa Mbah tejo merasa sedih sampai meninggalkan kampung tersebut setelah menguburkan istrinya.


Soal 10
Gaya bahasa dalam cerpen terdiri atas empat macam, yaitu….
Jawaban = 
Pembahasan = 
Struktur bahasa cerpen merupakan gaya bahasa yang digunakan dalam cerpen. Gaya bahasa terdiri atas empat macam, yaitu perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan.

Semoga contoh soal-soal diatas tentang teks cerita pendek dapat bermanfaat untuk kalian yang sedang belajar bahasa Indonesia. Menjawab soal-soal yang lain akan terasa lebih mudah bila kalian sering berlath mengerjakan soal-soal. Dan semoga dapat menjadikan soal-soal bahasa Indonesia ini sebagai sarana referensi kalian untuk belajar dirumah.


Demikianlah soal dan pembahasan pelajaran bahasa Indonesia, semoga dapat bermanfaat dan menjadikan kalian menguasai pelajaran bahasa Indonesia. 


You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon