MASIGNCLEAN103

Materi Teks Berita - Menulis Teks Berita


Berikut ini, merupakan materi Teks Berita tentang Menulis Teks Berita. Untuk mempelajari hal ini tentu anda harus bersungguh-sunguh agar dapat menguasai materi ini. Dan cara untuk mengusai materi ini adalah dengan belajar yang rutin sehingga anda dapat benar-benar memahami isi dari materi tersebut.

 

Untuk itu sebagai sebuah media pembelajaran untuk anda semua, mari kita bersama-sama menyimak materi yang ada di bawah ini. Yang mana agar anda menjadi lebih bertambah pintar, sehingga soal ulangan di sekolah bukan sesuatu yang menakutkan lagi. Untuk itu mari kita simak materi tentang menulis teks berita.




MENULIS TEKS BERITA







Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu memproduksi teks berita yang koheren.






Kamu tentu pernah membaca berita, bukan? Membaca berita membuat wawasanmu semakin bertambah dan kamu bisa mengikuti perkembangan yang sedang terjadi.


      Media berita yang beragam memberi keleluasaan untuk memilih. Kamu bisa membaca berita di koran, majalah, bahkan di handphone-mu sendiri dengan akses internet.
      Pernahkah kamu berpikir bagaimana seorang wartawan mampu membuat berita yang menarik? Dengan mempelajari tekniknya, kamu pun bisa membuat berita yang baik dan koheren.
      Di materi kali ini, kamu akan belajar bagaimana membuat berita yang menarik dan juga koheren.


      Makna berita dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah 1 cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; kabar; 2 laporan; 3 pemberitahuan; pengumuman.
      Menurut Djafar Assegaf, berita adalah laporan tetang fakta atau ide yang termassa, yang dapat menarik perhatian pembaca, karena sesuatu yang luar biasa, penting, mencakup sisi human interest seperti humor, emosi, dan ketegangan.
      Berita yang baik adalah berita yang koheren. Berita yang koheren berarti berita tersebut disusun dengan unsur-unsur yang saling berhubungan satu sama lain. Data dan fakta yang ada dalam berita bersifat saling melengkapi sehingga tersaji berita yang utuh dan jelas.
      Kamu pasti sudah pernah mempelajari unsur-unsur berita yang kerap disingkat 5W+1H. 5W+1H yaitu What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (di mana), Why (mengapa), dan How (Bagaimana). Keenam unsur tersebut perlu dimasukkan dalam berita untuk memenuhi syarat berita yang baik.
      Selain unsur berita, struktur (susunan) berita juga penting kamu perhatikan. Struktur berita yang lengkap dijelaskan sebagai berikut.
➢ Headline : judul berita
➢ By-line : identitas reporter.
➢ Pengantar : informasi dasar (siapa, apa, di mana, kapan)
➢ Isi : fakta pendukung dan lebih rinci tentang apa, siapa, di mana, kapan, dari yang penting sampai yang kurang penting.
➢ Tail : fakta kurang penting.

       Dari struktur di atas, dapat dipahami bahwa sebuah berita minimal memuat unsur apa, siapa, di mana, dan kapan. Dengan adanya unsur-unsur tersebut diharapkan pembaca atau pendengar sudah bisa mendapatkan informasi yang diperlukan.
      Selain memahami struktur berita, ada beberapa unsur eksternal yang perlu kamu perhatikan ketika menyusun sebuah berita. Unsur-unsur eksternal tersebut antara lain:

1. Kebaruan
Berita yang dibutuhkan tentu berita yang baru dan hangat. Selain itu, masyarakat juga membutuhkan fakta baru dari topik yang diberitakan. Topik tentang Candi Borobudur di Jawa Tengah, misalnya, memang bukan topik yang baru. Namun, topik tersebut bisa menjadi baru/aktual dengan adanya fakta baru bahwa Candi Borobudur tidak lagi menjadi keajaiban dunia. 

2. Jarak
Tulislah berita yang lokasinya dekat. Hal yang menarik masyarakat adalah hal yang berada dekat dengan kehidupannya.

3. Penting
Indikator penting bermacam-macam. Berita bisa menjadi penting karena sedang ramai dibicarakan masyarakat, misalnya tentang kenaikan harga sembako, arus mudik, dan nilai tukar rupiah. Peristiwa biasa namun dilaksanakan oleh orang penting juga menjadikan sebuah berita menjadi penting bagi masyarakat, misalnya prosesi pernikahan anak presiden atau artis.
      Penggunaan tata bahasa dalam berita juga patut kamu perhatikan. Perhatikan tata bahasa baku yang berlaku. Karena menyangkut media, kalimat dalam berita diusahakan seefektif mungkin. Jangan gunakan kalimat yang terlampau panjang. Lebih baik menggunakan kosakata yang sudah akrab bagi pembaca dan pendengar dibanding menggunakan sinonim yang masih asing.




Perhatikan contoh.




Dengan keterangan yang ada, tentu kamu bisa memahami pembagian struktur berita berjudul “MOPD Bukan Ajang Perpeloncoan” di atas.
      Kamu pun bisa berlatih menyusun berita sendiri dengan mempertimbangkan unsur-unsur eksternal ketika memilih topik berita. Pilihlah topik yang memuat unsur kebaruan, jarak, dan penting. Dengan demikian berita yang kamu susun menjadi menarik dan aktual.
      Berita yang kamu buat harus koheren. Hubungan antarkalimat dan antarparagraf harus berhubungan dan saling melengkapi satu sama lain. Jangan sampai informasi yang kamu sampaikan tumpang tindih sehingga membingungkan pembaca atau pendengar.






Poin penting:


  1. Berita yang koheren berarti berita tersebut disusun dengan unsur-unsur yang saling berhubungan satu sama lain.
  2. Struktur berita yaitu headline, by-line, pengantar, isi, tail.
  3. Unsur eksternal berita yaitu kebaruan, jarak, penting.
  4. Langkah-langkah menulis teks berita:
  5. menentukan topik berita,
  6. mengumpulkan data dan fakta,
  7. mewawancarai narasumber (jika ada),
  8. membuat kerangka berita,
  9. menyusun teks berita sesuai kerangka yang sudah dibuat,
  10. menyusun teks berita yang sudah disusun.


Nah, itu lah pembahasan Materi tentang Menulis teks berita.

Semoga anda dapat memahami isi dari materi ini.
Share This :
hanszt

Semoga selalu suport blog ini dengan berkomentar dengan bijak dan membangun