Soal dan Jawaban Teks Cerita Pendek - Unsur intrinsik cerpen



Soal 1
Sukri membawa pisau belati di pinggangnya. Pisau itu tajam, baru saja diasahnya. Dia tadi mengasah pisau itu dengan hati panas. Malam minggu kemarin, dia datang ke rumah Sumarni, kekasihnya. Mereka sudah lama berkasih-kasihan. Sukri mencintai Sumarni, Sumarni mencintai Sukri.
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan diatas adalah....
Jawaban =
Pembahasan =
Sudut pandang atau point of view, adalah posisi atau cara pengarang dalam membawakan cerita. Dalam penggalan cerita di atas disebutkan Sukri membawa pisau, dia tadi mengasah pisau. Pengarang menyebutkan nama tokoh (Sukri, Sumarni) dan menggunakan kata ganti dia. Pengarang berdiri di luar cerita. Pengarang tidak memegang peran apapun dalam cerita tersebut. Ia hanya menceritakan apa yang terjadi dengan tokoh-tokohnya. Dengan demikian, sudut pandang yang digunakan pengarang adalah orang ketiga (maha tahu/serba tahu).


Soal 2
Ketua tim memperhatikan. Sesaat menggeleng-gelengkan kepala, dan aku membayangkan diplomasi anak buah saat melakukan pembebasan. “Oke, apa itu !” katanya.
“ Saya sepakat melepaskan tanah saya, yang akan jadi pabrik itu, karena di pabrik itu tidak hanya dibutuhkan kantor, ruang kerja, halaman, dan seterusnya, pasti juga masjid. Dan saya melepas tanah saya karena di areal itu akan ada masjid. Tapi, bahkan para pekerja tak diberi jam istirahat untuk sholat dan area itu saya menuntut...”
“Pak,” kata ketua tim, “ Agama memang perlu dan sangat diperlukan, tapi ada hal lain yang lebih mendesak, yakni perut dan lapangan kerja. Kami mengabaikannya untuk itu. Lagi pula,di berkas ini, Bapak menyatakan setuju dan tanpa catatan apa-apa.”
Penggalan cerpen di atas bertema....
Jawaban = 
Pembahasan =
Tema adalah gagasan yang menjalin struktur isi cerita atau pokok permasalahan yang mendasari penciptaan sebuah karya, baik karya prosa maupun karya puisi. Berdasarkan penggalan cerita di atas tampak adanya pertentangan. Tokoh yang satu begitu peduli kehadiran masjid di areal pabrik itu. Ia berharap masjid itu dapat digunakan oleh para pekerja pabrik. Akan tetapi, tokoh lain, menganggap masalah lapangan kerja lebih utama, yakni untuk memenuhi kebutuhan ekonomi para pekerja. Dengan demikian, tema yang paling tepat penggalan cerita di atas adalah pertentangan antara kebutuhan beribadah dengan kebutuhan bekerja.


Soal 3
“Maaf, Pak, pada malam hari kendaraan umum sangat jarang ada. Kalau Bapak mengizinkan, saya ingin meminjam kendaraan untuk membawanya ke rumah sakit.” “Boleh, Pak Asmar. Bawalah anak itu cepat-cepat ke dokter! Ini kunci mobil dan sedikit uang untuk berobat.”
Latar yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Latar yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah tempat rumah dan waktu malam hari. Hal tersebut terlihat dalam kalimat ke-1 Maaf, Pak, pada malam hari kendaraan umum sangat jarang ada, pernyataan tersebut menunjukkan latar waktu di malam hari. Kemudia latar tempat terlihat pada pernyataan berikutnya, yaitu kalimat ke-2 dan ke-3 “Kalau Bapak mengizinkan, saya ingin meminjam kendaraan untuk membawanya ke rumah sakit.” “Boleh, Pak Asmar. Bawalah anak itu cepat-cepat ke dokter! Ini kunci mobil dan sedikit uang untuk berobat.”


Soal 4
Bacalah penggalan cerita berikut!
Gadis itu meminta kakeknya menceritakan riwayat hidupnya, siapa sebenarnya kedua orang tuanya dan di mana mereka sekarang. Sang kakek terdiam sebentar, kemudian mulailah ia bercerita. “Delapan belas tahun yang lalu, seorang pemuda kota berjalan-jalan ke desa ini. Ia terpikat gadis cantik bunga desa ini, dan mereka menikah. Gadis cantik itu adalah putri kakek satu-satunya.
Unsur intrinsik yang menonjol pada penggalan cerita tersebut adalah...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Unsur intrinsik yang menonjol pada penggalan cerita tersebut adalah alur campuran yaitu perpaduan antara alur maju dengan alur mundur. Penggalan cerita tersebut mengungkapkan kejadian dari pembicaraan kekek dengan cucunya. Kemudian kakek menceritakan kisah masa lalu. Dengan demikian, unsur yang menonjol adalah alur campuran.


Soal 5
“Mohammad-San inilah rumahku.” Toshihiko berkata ketika kami sampai di depan sebuah rumah kayu yang sederhana. Lalu berteriak, “Ibu! Inilah tamu yang kita tunggu. Lihatlah, Seorang Indonesia yang tersesat di kebun anggur Katsunuma. Bukankah ini suatu kehormatan bagi kita.”
Watak Toshihiko dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Watak Toshihiko dalam kutipan cerpen tersebut adalah ramah, baik, ceria, dan menyenangkan. Watak tokoh tersebut terlihat dari penyataan kalimat ke-2 Lalu berteriak, “Ibu! Inilah tamu yang kita tunggu. Lihatlah, Seorang Indonesia yang tersesat di kebun anggur Katsunuma. Bukankah ini suatu kehormatan bagi kita.”


Soal 6
Bacalah kutipan cerpen berikut!
(1) “Ini sekalian untuk periksa Puput ke dokter. Biaya dokter mahal. Ayo terima saja. Aku sedih dengar Puput sakit ...” jelas Katropal. (2) Setelah mendapatkan uang, Lasmi segera membawa Puput ke dokter. Dia ingin anak semata wayangnya segera sembuh. (3) Dokter menyarankan Puput dibawa ke rumah sakit. Tanpa kata-kata Lasmi meninggalkan ruang praktik dokter. Kepala Lasmi tiba-tiba berdenyut nyeri. Tidak pernah terbayangkan oleh Lasmi jika suatu hari ia harus berurusan dengan rumah sakit. Berurusan dengan rumah sakit seperti berurusan dengan polisi pasti berbelit dan selalu berhubungan dengan duit. Hal terakhir ini yang membuat kepala Lasmi terus berdenyut nyeri. (4) Menggendong Puput membuat Lasmi semakin tidak berdaya.
Bukti latar kutipan cerpen tersebut di ruang praktik dokter tergambar pada kalimat bernomor...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Bukti latar kutipan cerpen tersebut di ruang praktik dokter tergambar pada kalimat(3) Dokter menyarankan Puput dibawa ke rumah sakit. Tanpa kata-kata Lasmi meninggalkan ruang praktik dokter. Kepala Lasmi tiba-tiba berdenyut nyeri. Tidak pernah terbayangkan oleh Lasmi jika suatu hari ia harus berurusan dengan rumah sakit.


Soal 7
Konflik yang dialami tokoh Lasmi dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Konflik yang dialami tokoh Lasmi dalam kutipan cerpen tersebut adalah Keengganan tokoh berurusan dengan rumah sakit. Hal tersebut dapat terlihat dari pernyataan (3) Dokter menyarankan Puput dibawa ke rumah sakit. Tanpa kata-kata Lasmi meninggalkan ruang praktik dokter. Kepala Lasmi tiba-tiba berdenyut nyeri. Tidak pernah terbayangkan oleh Lasmi jika suatu hari ia harus berurusan dengan rumah sakit. Berurusan dengan rumah sakit seperti berurusan dengan polisi pasti berbelit dan selalu berhubungan dengan duit. Hal terakhir ini yang membuat kepala Lasmi terus berdenyut nyeri. Berdasarkan penyataan tersebut terlihat bahwa tokoh Lasmi dalam kutipan cerpen tersebut tidak senang jika berurusan dengan rumah sakit, tetepi dokter meminta Lasmi untuk membawa anaknya berobat ke rumah sakit.


Soal 8
Amanat kutipan cerpen tersebut adalah...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Amanat  pesan yang disampaikan penulis kepada pembaca melalui karyanya. Amanat kutipan cerpen tersebut adalah Kita harus tabah dan tegar dalam menghadapi cobaan hidup. Hal itu terlihat bagaimana tokoh Lasmi merasa pusing karena anaknya sakit dan dia tidak memiliki uang. kemudian dia diberi uang untuk memeriksakan anaknya ke dokter, tetapi dokter menyuruhnya membawa anaknya ke rumah sakit yang pasti membutuhkan biaya mahal. Berdasarkan hal tersebut, pengarang melalui cerita tersebut ingin berpesan kepada pembaca agar tabah dan tegar menghadapi cobaan hidup.


Soal 9
(1)Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Tommy ingin sekali memberi hadiah untuk Salma, tetapi tidak enak meminta uang pada ibunya. (2) Apalagi, ibunya hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang Salma. (3) Saat itu, ibu sedang duduk-dudukan di beranda diterangi bianglala di langit jingga. (4) Diamnya ibu peranda tidak ada persediaan uang untuk membeli hadiah. Lagipula sejak ayahnya meninggal tiga tahun lalu, memang harus hidup hemat, gumamnya dalam hati.
(1) “Ah, masa ia aku tak bisa memberi hadiah untuk Salma temanku?” gumam Tommy seraya bangkit dari tempat pembaringan. (2) Ia beranjak menuju meja belajarnya. (3) Apa yang harus aku perbuat, uang gak ada, minta itu gak mungkin? (4) Kini, ia senyum menghiasi bibirnya dan berkata dalam hati,” Ah, sahabatku tercinta.”
Bukti latar waktu bahwa peristiwa pada cerpen tersebut terjadi pada senja hari adalah kalimat ...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Bukti latar waktu bahwa peristiwa pada cerpen tersebut terjadi pada senja hari adalah kalimat (3) Saat itu, ibu sedang duduk-dudukan di beranda diterangi bianglala di langit jingga. Kata diterangi bianglala di langit jingga mengandung makna senja hari.


Soal 10
Sudut pandang pengarang pada kutipan cerpen cerita tersebut adalah orang ...
Jawaban = 
Pembahasan = 
Sudut pandang pengarang pada kutipan cerpen cerita tersebut adalah orang ketiga pelaku utama. Hal tersebut terlihat dengan penggunaan nama tokoh, yaitu Tommy. Kemudian tokoh Tommy merupakan pelaku utama dalam kutipan cerita tersebut karena ceritanya lebih menonjolkan perasaan/batin tokoh Tommy yang ingin sekali memberi hadiah untuk Salma (sahabatnya), tetapi tidak enak meminta uang pada ibunya.

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon